KPK Sebut Nurhadi Tidak Mau Kooperatif kala Ditangkap

KPK Sebut Nurhadi Tidak Mau Kooperatif kala Ditangkap


Wakil Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) Nurul Ghufron berkata saat wawancara, eks Sekretaris Mahkamah Agung( MA) Nurhadi Abdurrachman serta menantunya Rezky Herbiyono berlagak tidak kooperatif kala hendak ditangkap regu satuan petugas gabungan KPK.

Dia mengatakan regu satuan tugas hingga melaksanakan upaya paksa membuka pintu salah satu rumah yang terletak di wilayah Simprug, Jakarta Selatan tersebut.

" Iya pintu tidak dibuka, KPK koordinasi dengan RT setempat buat buka paksa supaya disaksikan. Baru setelah itu dibuka paksa," ungkap Ghufron lewat penjelasan tertulis.

Salah seseorang sumber internal KPK berkata penyidik senior Novel Baswedan ikut dan dalam regu satuan petugas gabungan tersebut.

" Bang N[Novel] turut tadi malam hingga jam 02. 00," kata seseorang sumber internal KPK yang tidak ingin diketahui kepada CNNIndonesia. com, Selasa( 2/ 6).

Lebih lanjut, Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, berkata dikala ini penyidik masih melaksanakan pengecekan intensif terhadap Nurhadi serta Rezky. Menimpa perinci kronologi penangkapan, cerah ia, hendak di informasikan lewat konferensi pers.

" Keduanya telah berada di Gedung KPK serta dikala ini penyidik sedang melaksanakan pengecekan secara intensif," ucap Ali.

Sedangkan satu terdakwa lain yang masih buron, ialah Direktur PT Multicon Indrajaya Halte( PT MIT), Hiendra Soenjoto, KPK membagikan ultimatum supaya yang bersangkutan menyerahkan diri.

" Kami berharap HS[ Hiendra Soenjoto] agar lekas menyerahkan diri. Sebab terus bersembunyi hendak terus menjadi menyulitkan yang bersangkutan serta kami KPK hendak terus memburunya," ucap Wakil Pimpinan KPK Nawawi Pomolango.

Dalam permasalahan ini, KPK sudah menetapkan 3 orang terdakwa suap masalah di MA. Ketiga terdakwa tersebut ialah mantan Sekretaris MA, Nurhadi; menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; serta Direktur PT Multicon Indrajaya Halte ( PT MIT), Hiendra Soenjoto.

terpaut pengurusan masalah di MA tahun 2011- 2016. Terpaut permasalahan suap, Nurhadi serta menantunya diprediksi menerima duit dari 2 pengurusan masalah perdata di MA.

No comments for "KPK Sebut Nurhadi Tidak Mau Kooperatif kala Ditangkap "

Berlangganan via Email